Pengalaman Bermagang di SIRCLO

Artikel ini ditulis oleh Samuel C. Silalahi - mahasiswa Institut Teknologi Del dan intern SIRCLO di tahun 2017.


Pada tahun terakhir kuliah, saya diwajibkan untuk mengikuti kerja praktek (selanjutnya disebut Magang) dari kampus. Karena sebelumnya saya sudah pernah melihat dan menyimpan iklan SIRCLO di Facebook, saya pun mengunjungi website SIRCLO dan mendaftarkan diri sebagai calon intern saat tiba waktunya untuk kerja praktek.

Setelah melewati proses interview, saya pun diterima sebagai intern. Selama kurang lebih 10 minggu saya bekerja sebagai Software Engineer Intern di tech team SIRCLO.

Apa yang Saya Pelajari?

SIRCLO merupakan sebuah perusahaan SaaS yang menyediakan produk untuk membantu pebisnis untuk berjualan secara online. Produk utama SIRCLO adalah platform untuk membuat toko online dengan mudah, tanpa memerlukan kemampuan coding ataupun desain. Salah satu fitur toko online yang ditawarkan adalah payment gateway.

Saat magang, saya dipercaya untuk mengembangkan fitur BIN (Bank Identification Code) Promo menggunakan API Midtrans. BIN Promo adalah fitur toko online yang membantu merchant Midtrans untuk memberikan potongan harga kepada konsumen pengguna kartu kredit tertentu.

Sebelum memulai, saya harus memasang semua environment, seperti OS Linux, Phabricator, nge-clone project dan sebagainya di laptop saya sendiri. Banyak tantangan yang ditemukan dalam proses ini, contohnya versi Linux yang tidak compatible, kesalahan pada SSH key dan hasil clone tidak berjalan pada localhost. Laptop butut yang saya pakai juga tidak membantu mempermudah proses tersebut. Namun masalah dapat diatasi dengan bantuan dan dukungan dari teman-teman tech team yang lebih senior. Setelah environment terpasang dengan baik, pekerjaan yang sebenarnya pun dapat dimulai.

Selama Magang, saya mempelajari bagaimana SDLC (Systems Development Life Cycle) diterapkan karena saat kuliah kami hanya dijelaskan sekilas tentang teori pengembangan sistem dengan metode Agile , Scrum dan Waterfall.

Metode yang digunakan di SIRCLO adalah Scrum. Oleh karenanya, setiap 2 minggu kami melakukan sprint, yaitu rapat perencanaan pengembangan sistem dimana setiap individu diberikan beberapa tugas yang harus dikerjakan dalam durasi yang telah disepakati.

Setiap harinya kami juga melakukan daily Scrum, yaitu rapat harian untuk memastikan setiap individu mengerjakan tugas yang diberikan. Fase ini juga merupakan kesempatan untuk berbagai pengalaman seperti tantangan serta hambatan saat mengerjakan tugas.

Selain SDLC, saya juga belajar banyak tentang git flow yang merupakan topik baru bagi saya. Semasa kuliah, saya hanya mengerti cara melakukan clone dan push. Selebihnya saya belajar di SIRCLO.

Kesan Pesan

Pengalaman magang di SIRCLO menyadarkan saya bahwa bekerja di startup harus menggunakan metode ‘cepat tepat’, artinya apabila setelah sebuah tugas telah diselesaikan, maka dengan kesadaran dan insiatif sendiri harus segera mengerjakan tugas. Hal ini telah dipraktekkan oleh rekan-rekan tech team di SIRCLO dan harus saya teladani. Akhir kata, terima kasih kepada semua rekan tim yang telah meluangkan waktu untuk membantu saya selama magang, meperbaiki kesalahan saat mengerjakan tugas dan memberikan suasana magang yang nyaman dan menyenangkan. Semoga ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan disini bisa dapat dijadikan pedoman untuk karir saya kedepannya.