Instagram Stories Ads untuk B2B Company

Indonesia adalah pasar terbesar bagi Instagram di kawasan Asia Pasifik, mencapai 45 juta monthly active users (MAU) pada Q2 tahun 2017 dengan growth lebih dari 100% dibandingkan tahun sebelumnya. Para pengguna di Indonesia menghasilkan konten Instagram Story dua kali lebih banyak dari rata-rata di negara lainnya secara global. Oleh karenanya, kami menggunakan Instagram sebagai channel kampanye pemasaran digital untuk meningkatkan brand awareness terhadap SIRCLO serta memperoleh lebih banyak leads.

Maret 2017 lalu, Instagram merilis satu fitur terbaru yaitu Instagram Stories Ads. Inovasi ini sangat menarik bagi kami karena 80% para pengguna Instagram mengikuti minimal 1 akun bisnis dan sepertiga dari konten Instagram Story yang paling banyak dilihat adalah dari akun bisnis.
(sumber: Warga Pengguna Aktif Instagram di Indonesia Capai 45 Juta Terbesar di Asia Pasifik)

Setelah menggunakan fitur Instagram Stories Ads selama beberapa bulan, berikut pengalaman yang dapat kami bagikan kepada anda.

Sepintas Mengenai Instagram Stories

Instagram Stories adalah fitur Instagram yang memungkinkan pengguna untuk mengirim foto dan video dengan durasi tayang maksimal 24 jam. Konten yang dibagikan tidak akan muncul pada grid profile maupun instagram feed pengguna. Bila ingin melihat Instagram Stories, pengguna harus mengklik pada foto profil teman atau bisnis sehingga konten yang telah diunggah oleh profile tersebut akan muncul sesuai dengan urutan yang pertama hingga yang terbaru selama 24 jam terakhir.

Instagram Stories terintegrasi dengan beberapa fitur Instagram lain seperti boomerang, fitur video singkat 3 detik yang diputar secara berulang. Fitur ini juga memungkinkan brand untuk mention pengguna lain dan menambahkan tautan sehingga memungkinkan adanya interaksi dari pengguna. Platform ini juga mendukung pengguna pengguna untuk mengeksplor kreativitas dengan berbagai stiker dan fungsi foto maupun video editor.

Fitur Instagram Stories sangat bermanfaat untuk bisnis; misalnya untuk memberikan info produk sebelum launching pada hari H, berbagi konten behind the scene mengenai bisnis, maupun memberikan info mengenai acara yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Hal ini akan membuat pengikut merasa lebih dekat dengan brand kita.

Menggunakan Instagram Stories Ads

Mari membahas lebih dalam mengenai Instagram Stories Ads. Fitur memungkinkan bisnis untuk mengiklankan produk dengan menggunakan Instagram Stories. Pada saat pengguna menonton konten Instagram Stories dari akun-akun yang mereka ikuti, maka akan muncul iklan singkat dari akun bisnis dalam format konten organik yang memenuhi layar ponsel mereka.

Ads jenis ini memiliki keunggulan dalam memperluas reach dari iklan yang dijalankan berkat fleksibilitas dalam menentukan batasan impresi pada periode tertentu. Kita dapat mengatur Instagram Stories Ads agar menargetkan pengguna yang unik setiap hari, sehingga iklan tidak muncul lebih dari satu kali per hari pada pengguna yang sama.

Dengan fleksibilitas tersebut, kita dapat menjalankan campaign sesuai tujuannya apakah untuk meningkatkan ad recall yang membantu target pasar mengingat brand kita, atau untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan begitu, campaign yang bisa menjadi lebih efektif dan efisien. Berdasarkan pengalaman kami, penonton konten iklan kami bahkan turut menyumbang sejumlah klik ke website SIRCLO dengan biaya sekitar 10% lebih rendah dari campaign yang tujuan asalnya memang untuk mendapatkan klik.

Our Verdict

Dengan fitur ini, Instagram menawarkan opsi untuk beriklan secara lebih dinamis di platform mereka. Materi iklan yang (saat ini) eksklusif hanya akan tampil di ponsel pengguna dan tentunya memenuhi layar mereka, dapat membuat kompetisi dalam meraih perhatian konsumen semakin menarik.

Namun, muncul pula tantangan bagi marketer untuk membuat materi iklan yang lebih kreatif dan di saat yang bersamaan juga harus mudah dimengerti dalam waktu sesingkat 15 detik. Sehubungan dengan efisiensi perolehan klik ke website yang kami alami, tentu perlu diperhatikan relevansi landing page yang digunakan dalam iklan. Jangan sampai performa Instagram Stories Ads yang dijalani menurun dikarenakan kualitas landing page yang rendah.